Jakarta – bedanews.com – Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang, tampaknya nilai-nilai Pancasila cenderung mulai berubah dan dilupakan oleh sebagian masyarakat. Ini tercermin dari banyaknya sifat dan pola pikir masyarakat yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
Upaya untuk menciptakan toleransi dalam rangka menciptakan kerukunan antar umat berbangsa dan beragama selalu mengalami berbagai macam hambatan. Hal ini disebabkan karena rendahnya penghayatan terhadap Pancasila.
Wakil Ketua Umum Gerakan Kebangsaan (Gerbang) Indonesia, Denny Agiel Prasetyo, S.Psi mengatakan, Pancasila memiliki sejarah yang panjang dari masa penjajahan Jepang hingga sekarang. Pancasila tidak hanya merupakan sebuah cara hidup bertoleransi dan menjadi jembatan untuk bersilaturahmi.













