Pemutaran perdana turut dihadiri pendiri ELPALA, Dar Edi Yoga dan Eka Bama Putra, alumni SMA 68 angkatan 87, Rosma, Iqbal, Hery Latu, siswa pecinta alam dari berbagai sekolah di Jakarta, anggota ELPALA, serta keluarga Yudha Sentika yang diwakili Ayu. Acara ini menjadi ruang refleksi dan penghormatan bagi seluruh komunitas pecinta alam.

Dalam sambutannya, Dar Edi Yoga menegaskan, film ini memegang nilai sejarah penting bagi ELPALA. “Yudha adalah bagian dari perjalanan panjang kami. Melalui film ini, kita bukan hanya mengenang, tetapi mewariskan semangatnya kepada generasi berikutnya. Kisah ini mengajarkan bahwa setiap langkah di alam membawa pelajaran tentang keteguhan, kewaspadaan dan kebersamaan,” ujarnya.
Salah satu anggota ELPALA yang hadir menonton, Tiffany Sheena, mengaku terharu dengan kedalaman cerita yang ditampilkan. “Film ini membuat kami merasa seolah ikut kembali ke Kerinci. Ada rasa kehilangan, tetapi juga kebanggaan. Nilai keberanian dan kebersamaan yang ditinggalkan Yudha sangat terasa,” tuturnya.













