Yang paling penting adalah, Presiden Jokowi turut melibatkan dan mendorong anak – anak muda Papua untuk melakukan percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua.
Direktur Eksekutif Papua Muda Inspiratif mengatakan, dengan dilibatkannya anak – anak muda Papua dalam pembangunan Papua dan Papua Barat membuat mereka tidak lagi menjadi kritikus – kritikus yang deskontruktif melainkan menjadi kritikus – kritikus yang konstruktif.
Sehingga para pemuda tidak didorong lagi menggunakan fisik melainkan juga menggunakan pikiran – pikiran dan kecerdasan – kecerdasan mereka.
Penting porsi anak – anak muda diberikan lebih besar lagi, karena di tahun 2040 dan 2050 akan terjadi bonus demografi dimana anak – anak muda hari ini akan menjadi pemimpin, sehingga sudah seharusnya dilakukan kaderisasi sejak sekarang.













