
Bandung, BEDAnews.com – Kebijakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang berencana untuk melakukan pemotongan gaji ASN di lingkungan Pemprov. Jabar, mendapat tanggapan dari wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat Drs. H. Daddy Rohanady.
Daddy menyayangkan rencana pemotongan itu tidak dilakukan dengan suka rela dan tidak pandang bulu. Dana yang terkumpul dari hasil pemotongan tersebut rencananya masih dikaitkan dengan langkah-langkah penanggulangan merebaknya Covid-19 di Jawa Barat.
Masalahnya menurut Daddy, banyak ASN yang SK-nya masih “disekolahkan/nyantri” di bank. Walhasil, ada ASN yang kalau melihat slip gajinya, angkanya sudah sangat minimal kalau tidak boleh dikatakan mendekati nihil. Memang, mereka masih mendapat pengasilan lain berupa Tunjangan Kinerja Dinamis (TKD).










