EkonomiPolitik

Pemprov Harus Benahi Kelemahan Industri Perkebunan Jabar

Bandung, BEDAnews.com – DPRD Provinsi Jawa Barat yang saat ini tengah membahas perubahan Perda no 8 tahun 2013 yang diajukan oleh Pemprov Jawa Barat melalui panitya khusus (Pansus) VIII DPRD Jabar meminta pemprov Jabar untuk membenahi kelemahan-kelemahan di Industri perkebunan untuk meningkatkan daya saing di dunia international.

Hal ini dikatakan Ketua Pansus VIII, Yosa Octora Santono, S.Si., MM., saat melaksanakan rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Dinas Perkebunan, BPKAD, Biro Hukum dan HAM, dan Biro Perekonomian. Bertempat di ruang Rapat komisi IV DPRD Jabar, Jl. Diponegoro 27 Bandung Senin (8/6/2020).

Lebih lengkap dikatakannya, Jabar termasuk salah satu penghasil teh terbesar di Indonesia tetapi kualitasnya kurang, karena itu pemprov diharapkan dapat membenahi kelemahan kelemahan tersebut serta melakukan pembenahan tekhnologi yang sangat di perlukan di industri perkebunan untuk meningkatkan daya saing di mata dunia.

Hal lain yang harus pemprov lindungi dan perhatikan selain para petani yaitu lahan untuk para pelaku usaha perkebunan dalam memasarkan produknya.

“Karena terpuruknya perkebunan disebabkan karena lahan yang di kuasai pihak lain,  juga harus menjadi sorotan pemprov. Kemudian penambahan aset untuk perkebunan sangat di perlukan untuk kemajuan perkebunan di jawa barat” ungkap Politisi Partai Demokrat Jabar ini. @her

Tags
Selanjutnya

Related Articles

Back to top button
Close