CIMAHI, BEDAnews
Warga RW 02 Melong Cimahi, hingga kini terus ditakuti banjir saat akan hujan yang hampir tiap hari turun, karena akan melumpuhkan aktivitas sehari-hari dan mengganggu kegiatan ekonomi, meskipun berbagai upaya dari Pemerintah Kota Cimahi dan Provinsi Jawa Barat sudah diagendakan. Sementara Pemkot Cimahi masih pesimis upaya pengerukan tanah oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWSC) Jabar.
“Pengerukan tanah tahap awal kami tidak yakin dapat mengatasi banjir secara keseluruhan, karena menyangkut 3 Wilayah, Kota Cimahi, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, maka dalam hal ini Pemprov Jabar harus menjadi fasilitator dalam mencari solusi banjir tersebut,” ujar Sekreataris Daerah Kota Cimahi Bambang Arie Nugroho, Jum’at (18/01).
Persoalan banjir Melong, kata Bambang, Pemkot Cimahi melalui lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sejak banjir Melong terjadi sudah malakukan kajian dan kesepakatan untuk melakukan upaya perbaikan infrastruktur melalui Dinas Pekerjaan Umum Kota Cimahi, dengan menyiapkan dana Rp. 2 Milyar. Upaya lain dalam pencegahan sementara, Pemkot Cimahi membantu memfasilitasi alat penyedot air, perlengakapan dapur darurati.
Bambang berharap agar Pemprov Jabar segera memfasilitasi dalam upaya penanganan banjir tersebut dengan melibatkan tiga wilayah, dalam melakukan pemecahan solusi banjir yang sering terjadi di Kelurahan Melong. (Bubun)











