Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Momon Ahmad Imron Sutisna menjelaskan, pelatihan ini diikuti 30 Community Organizer yang nantinya akan bertugas di 30 kecamatan di Kota Bandung.
Selama dua hari ke depan, para Community Organizer (CO) akan diberikan pembekalan dan pelatihan dari sisi ilmu pengetahuan teknologi serta keterampilan. Sehingga menjadi bekal untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi, untuk mendampingi KPA yang cukup aktif di level kecamatan.
“Kami mengatakan kepada para CO, keberhasilan bukan karena mereka mampu keliling, tetapi bagaimana mereka mampu menggerakkan oraganisasi dan kelompok di tempat mereka hadir dalam menanggulangi HIV/AIDS,” kata Momon.
Ke depannya, ia juga berharap para Community Organizer mampu mengembangkan kegiatan pemberdayaan masyarakat mendorong dan meningkatkan berbagai potensi di kewilayahan, dengan tujuan menekan penyebaran HIV/AIDS di Kota Bandung. (Cut Salsa)











