Menurut Oded, Beas memudahkan warga untuk memantau posisi ambulans yang sedang dibutuhkan. Termasuk untuk memudahkan petugas untuk mengetahui titik kordinat pelapor.
“Inovasi tujuannya mempermudah pelayanan, sehingga mendapatkan respon positif dengan baik,”katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita mengatakan, tujuannya aplikasi ini untuk menghapus kendala yang terjadi di lapangan.
“Selama ini Tim Layad Rawat beroperasi terdapat kendala, salahsatunya lama mencari alamat. Dengan adanya ini (aplikasi Beas) bisa mempermudah pemohon mengetaui ambulans sampai mana, di situ bisa terlihat,” jelasnya.
“Pengoperasiannya itu tinggal download Dinas Kesehatan dulu, nanti akan muncul Beas tinggal download nanti ada tombol SOS, tekan itu sehingga terlihat lokasi ambulansnya. Petugas juga akan tahu alamat pasiennya, “ papar Rita.













