Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung, Atet Dedi Handiman mengatakan, pemberian bantuan ini adalah bentuk kepedulian Pemkot Bandung terhadap para PKL yang merupakan kekuatan ekonomi dari sektor informal yang terdampak covid-19 terutama para PKL yang berjualan buku dan stempel.
“PKL kuliner sudah lumayan mulai bangkit. Setelah dievaluasi, terlihat sudah mulai berjalan aktivitasnya dan kembali normal. Tapi untuk (PKL) stempel ini memang berjalan di tempat cenderung menurun,” kata Atet
“Total bantuan yang didistribusikan sebanyak 43 sembako bagi PKL stempel dan buku di jalan Cikapundung,” tambahnya.
Atet mengungkapkan, selain bantuan sembako, pihaknya pun akan memberikan bantuan pelatihan bagi PKL agar para PKL binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung bisa secara mudah mendapatkan bantuan keuangan dari perbankan maupun non perbankan.













