“Mereka punya keunikan, karena lingkungannya yang memeprtahankan budaya. Bagaimana budaya dan bertani menjadi satu itu menarik,” paparnya.
“Mereka diundang oleh komjen KJRI di New York. di situ ada konten budaya dan konten budaya itu dikombinasikan dalam pertanian,” jelasnya.
Kemudian, imbuh Gin Gin, ada dari komunitas pembibitan yang mendapat undangan dari Jerman. Menurut informasi terakhir yang diterimanya, kelompok ini akan bertolak menuju Jerman pada Oktober mendatang dengan membawa bahan Buruan SAE sebagai bagian dari presentasinya.
“Kemudian ada warga kota bandung mereka mengikuti semacam lomba bagaimana untuk membagi benih. Itu diapresiasi oleh komunitas di Jerman dan mereka diundang ke Jerman untuk presentasi, dan melihat buruan SAE ini menjadi bagian dari konsep mereka untuk mereka lakukan paparan di sana,” katanya. (Putri)













