Namun, masyarakat secara sukarela menduplikasi konsep Buruan SAE yang hingga akhir tahun 2020 jumlahnya berkembang menjadi 194 lokasi.
Di tahun 2021 ini, DKPP mencoba menambah 40 lokasi yang sampai September jumlahnya terus bertambah.
“Awalnya kita menumbuhkan kemauan dulu dari masyarakatnya. Setelah itu, kita lakukan pendampingan untuk lakukan sosialisasi dan pembelajaran cara menanam,” tuturnya.
“Setelah tumbuh semangat, kita berikan semacam insentif untuk membangun semangat tadi dan kita kawal terus,” lanjut Gin Gin.
Gin Gin mengungkapkan, sejumlah kelompok masyarakat menyampaikan informasi bahwa konsep Buruan SAE ini turut eksis ke pentas internasional. Satu di antaranya, yakni masyarakat di Kampung Cibarani yang membawa khas kebudayaan, termasuk soal konsep pertaniaannya ini mejeng di Amerika Serikat.













