“Sedangkan Dinas Koperasi dan UMKM terkait pendampingan pembiayaan dari perbankan juga dengan menyediakan sarana layanan pemasaran produk umkm (Salapak),” imbuhnya.
Untuk itu, Yana meminta kepada para pelaku UMKM di Kota Bandung agar tetap berinovasi dan berkreasi di tengah pandemi covid-19.
“Kami dari Pemerintah Kota Bandung selalu menekankan kepada para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan berkreasi. Tentunya kami tidak pernah berhenti membantu teman-teman UMKM,” tuturnya.
Yana memastikan, meski belum bisa memberikan bantuan permodalan karena adanya keterbatasan anggaran, Pemkot Bandung akan terus berupaya membantu memfasilitasi para pelaku UMKM untuk bisa mendapat bantuan.
“Tahun 2021 ini kami juga mengusulkan 120 ribu pelaku usaha untuk mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1,2 juta dan bantuan dana hibah usaha sebesar Rp3-15 juta,” bebernya.












