KAB BANDUNG || bedanews.com — Assisten Ekonomi dan Kesejahteraan, Marlan, menyampaikan pada acara Gelar Pasar Murah dalam Rangka Stabolisasi Pasokan dan Harga Pangan, bahwa kegiatan ini sangat membantu kebutuhan masyarakat miskin terutama bagi warga miskin.
Marlan menyebutkan, harga beras ini sebesar Rp53 ribu/5 kg itu sangat jauh dengan eceran dipasaran. Saat ini Bulog yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung menyediakan 5 ton beras yang diperuntukkan untuk 1000 orang warga.
“Kami berharap kegiatan ini bisa.menjadi cara untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” katanya di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung, Jum’at 1 Maret 2024.
Di kesempatan itu, Marlan membahas juga tentang 22.3584 orang warga miskin ekstrim. Para warga itu diimbaunya tidak perlu kuatir karena akan menerima juga bantuan beras dari pemerintah sebanyak 10 kg yang akan disalurkan melalui kantor pos bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Sementara Kadis Pertahanan dan Perikanan, Ina Dewi menambahkan, bagi warga yang tidak kebagian beras, di kantor dinas ini juga ia.sudah memberikan fasilitas tempat bagi para petani yang mempunyai lumbung untuk menjual beras. Jadi kebutuhan besar bisa terpenuhi.
Kebutuhan lainnya berupa daging ayam ras, ia menuturkan, menjual dengan harga Rp28 ribu/ekor, dan ada tersedia sekitar 2 ton. Untuk minyak bimoli dijual Rp13/liter.
Seperti halnya Marlan, ia juga mengharapkan masyarakat tidak panik dengan kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan nanti. Sebab pemerintah sudah membuat program untuk kebutuhan pangan masyarakat.
“Insya Alloh kegiatan ini akan menjadikan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok. Dan acara ini remcananya akan digelar kembali pada tanggal 6 Maret 2024,” tutup Ina Dewi.***













