Purbalingga, BEDAnews.com
Untuk mewujudkan Purbalingga yang mandiri, yang berdaya saing menuju masyarakat sejahtera dan berakhlaqul karimah, ke depan Pemerintahan Kabupaten Purbalingga akan memprioritaskan 3 aspek dalam agenda kerjanya masing-masing di bidang intelektual untuk merubah masyarakat mampu menjadi master/unggulan diberbagai sektor, bidang manajerial untuk mengelola dan membenahi pemerintahan dengan baik serta behaverial untuk merubah perilaku/karakter masyarakat dan memaksimalkan fungsi PNS sebagai pengayom maupun pelayan masyarakat.
Hal itu diungkapkan oleh wakil bupati Purbalingga terpilih masa bakti 2015-2019, Diah Hayuning Pertiwi saat ditemui wartawan pada acara open house dengan warga masyarakat tempat yang menyambut gembira kemenangan jago pilihannya itu yang berpasangan dengan Bupati terpilih Tasdi, SH.
Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil oleh pemimpin agar tepat sasaran harus benar-benar mengerti situasi dan kondisi riil di lapangan terutama masyarakat bawah.
“Itu yang dilakukan ke depan untuk memajukan daerah khususnya Kabupaten Purbalingga,” ujar Pertiwi didampingi suaminya Rizaldi.
Dikatakan, pemerintah dalam melaksanakan pembangunan tidak bisa sendiri, tapi butuh partisipasi dari seluruh elemant masyarakat maupun semua golongan. “Ke depan kita akan memberdayakan kemampuan masyarakat bersama untuk membangun Kabupaten Purbalingga,” katanya.
Menurutnya, pembangunan fisik juga penting tapi yang tidak kalah penting mental spiritual masyarakat agar Purbalingga bisa menjadi kabupaten kota yang aman, damai, sehat, sejahtera.
Obsesi Pertiwi yang juga anak dari mantan Bupati Purbalingga Triyono Budi Sasongko, ke depan ingin membangun gelanggang olah raga dan gedung pertemuan yang representatif, termasuk merealisasikan program pembangunan Bandara Wirasaba, menjadi bandara komersial. “Terutama potensi wisata alami yang akan kita kembangkan untuk meningkatkan perekonomian rakyat,” katanya. (Widoyo)













