Pihaknya memandang jika aksi ‘people power” yang didengungkan sejumlah pihak berjalan tidak natural atau sesuai mekanisme. Dalam artian people power ini digerakkan karena ada kebutuhan politis.
Oleh karena itu, pihaknya memercayakan proses politik ini ke lembaga-lembaga yang kompeten, yakni Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu.
“Kita percayakan penuh mereka bisa bekerja dengan tanggung jawab. Adapun kekurangan, kecurangan, kita serahkan kepada mereka, dalam hal ini sampai ke sengketa pengadilan. Ya kita tunggu hasil MK (Mahkamah Konstitusi),” ujar Agus.
Walaupun ada riak-riak dalam perjalanannya, menurut Agus, ini sebagai pendewasaan politik, serta pembelajaran yang sangat luar biasa untuk bisa lebih berdemokrasi. Pihaknya mengajak masyarakat untuk terus merajut rasa persaudaraan, dan menyerahkan masalah keamanan kepada TNI dan Polri.













