JAKARTA || Bedabews.com – Di tengah situasi global yang kerap diwarnai ketegangan dan klaim kebenaran sepihak, sebuah tindakan simbolis dari Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, mencuri perhatian dunia internasional.
Momen saat Menag RI memberikan penghormatan dengan mencium kepala dan tangan Paus Leo XIV, serta menyalakan Lilin Perdamaian di Roma, dipandang bukan sekadar protokol diplomatik, melainkan sebuah pesan teologis yang mendalam bagi perdamaian dunia.Peristiwa yang terjadi dalam peringatan 60 tahun Dokumen Nostra Aetate ini diikuti oleh tokoh-tokoh lintas agama dunia di bawah naungan komunitas Sant’Egidio.
Kehadiran Menag RI sebagai salah satu tokoh yang dipercaya menyalakan Lilin Perdamaian melambangkan posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten mengedepankan dialog dan rekonsiliasi antarumat beragama di kancah global.











