Pencabutan larangan tersebut jelas menabrak UU narkotika Meksiko dimana kepemilikan ganja untuk kepentingan pribadi dilarang dimana sumber hukumnya adalah Konvensi Tunggal Narkotika 1961 beserta protokol yang mengubahnya.
Pemberitaan isu legalisasi ganja sangat masif karena melibatkan Mahkamah Agung dan sempat menjadi RUU legalisasi ganja (maret 2021) dan Majelis tinggi membahasnya, toh akhirnya pembahasan berhenti ditengah jalan, dan tidak terjadi legalisasi ganja disana sampai sekarang.
Setelah Komisi Kejahatan dan Narkotika PBB memutuskan tentang reklasifikasi isu legalisasi ganja makin vulgar.
*Isu ganja di Thailand*
Isu legalisasi ganja menggunakan terminologi ganja medis karena negara tersebut memang ingin menjadi negara pertama di kawasan Asean untuk memanfaatkan ganja untuk kepentingan obat.













