“Lebih baik mandi keringat di latihan daripada mandi darah di peperangan,” ujarnya tegas, memotivasi peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri.
Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Padang, Dr. Joni, turut memberikan arahan. Ia menegaskan, kegiatan ini adalah inisiatif bersama untuk kemajuan institusi peradilan. Menurutnya, menjadi hakim bukan hanya tentang kecerdasan, tetapi merupakan panggilan dan anugerah Ilahi.
“Menjadi hakim di Sumatera Barat mungkin menantang, mengingat keberagaman budaya dan bahasa di tiap daerah. Oleh karena itu, berdiskusilah dan saling belajar,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga perilaku, baik di dalam maupun di luar kedinasan. Profesi yang dijalankan sebagai ibadah akan membawa pahala berlipat ganda.













