“Kita adalah perempuan yang menjadi garda terdepan, madrasah bagi anak-anak kita. Generasi emas tidak bisa lahir begitu saja tanpa pengetahuan kita tentang nutrisi dan gizi. Kita harus terus mengikuti perkembangan ilmu kesehatan untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa investasi pada kesehatan anak tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang besar.
“Anak-anak yang sehat, cerdas, dan saleh-salehah adalah mereka yang nantinya akan mendoakan dan membukakan pintu surga bagi orang tuanya,” tambahnya.
Program MBG dirancang untuk menjangkau kelompok prioritas secara luas. Program ini menyasar peserta didik mulai dari PAUD hingga SMA/sederajat, termasuk santri, serta kelompok non-peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.












