“Bahkan kalau musim kemarau terjadi bencana kekeringan yang mengakibatkan warga susah mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya.
Dipilihnya Gayam dan Gondang, jelas Tarsipan, karena keduanya merupakan pohon yang bisa mengandung sumber air. Alasan lainnya yakni keduanya bisa mengikat tanah yang sangat baik untuk penanggulangan bencana alam.
Khusus untuk Gondang, sebutnya, daunnya sering dimanfaatkan oleh warga di sana untuk memberi makan ternak kambing mereka.
Tak hanya digratiskan untuk pelestarian alam di wilayah Panggul, Trenggalek, ia mengaku telah banyak menerima pesanan pengiriman bibit Gayam dan Gondang dari berbagai daerah lain di Jawa Timur.
“Untuk di Jawa Timur, selama ini yang sudah kami layani seperti Pacitan, Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Malang, Kediri, dan Jombang. Bahkan wilayah Jawa Timur hampir separuhnya sudah banyak yang menanam,” ujarnya.












