“ Jelas sekali, saya sebagai Konsumen (pelanggan) merasa sangat kecewa dan marah atas kebijakan Perumdam Tirta Mukti yang memaksa saya harus membayar tagihan abodemennya. Padahal, Saya akan membayar jika distribusi air lancar tiap bulan.” Tegas Rado, kepada Bedanews.com via Seluler, Kamis, 7 Agustus 2023.
Parahnya, kata Rado, ada 2 petugas Perumdam Tirta Mukti, ketika datang dan menagih secara paksa, dengan nada intimidasi dan ancaman akan menutup atau memutus sebagai pelanggan jika tidak dibayar.
Lebih parah lagi, kata Rado, Pihak Perumdam akan menutup sebagai pelanggan sebelum jatuh tempo yaitu tanggal 20 Sepetember 2023.
“ Ini kebijakan tidak manusiawi dan tidak punya nurani, air tidak mengalir, saya dipaksa harus membayar abodemen 2 bulan, setelah dibayar hari ini ( 7 Sepetember) diancam akan ditutup sebagai pelanggan, padahal jatuh tempo pembayaran tgl 20 September.” Ujarnya dengan nada penuh kecewa.













