Hardi yang kecewa dengan layanan PDAM Tirta Raharja, juga menyatakan kecewa karena abudemen tetap harus dibayar.
“Bayar untuk angin aja, musim kemarau sudah langganan tidak ada air, ini hujan terus menerus, tetap saja air tidak keluar,” keluh Hardi yang mengaku akhirnya terpaksa membeli air galon untuk kebutuhan mandi dan memasak.
Pihak PDAM Tirta Raharja Cimahi saat dikonfirmasi terkait keluhan pelangannya tersebut, menyatakan akan merespon keluhan warga dengan mengecek no pelanggan.
”Kami harus turun ke lapangan untuk mengecek no pelanggannya,” ungkap Harry salah seorang staff Humas Perumda Air Minum Tirta Raharja.
Menurut Harry, pihaknya sedang melakukan pemadatan / normalisasi air agar kedepannya normal kembali. (Hargib)













