Ia menambahkan bahwa progres pengerjaan telah mencapai sekitar 85 persen, dan ditargetkan akan selesai dalam waktu tujuh hari.
Tak hanya memberikan bantuan fisik, Korem 012/TU juga melaksanakan kegiatan non-fisik berupa penyuluhan kepada anak-anak penghuni panti. Dalam penyuluhan tersebut, Kapten Inf Simaremare memberikan materi tentang bahaya narkoba.
“Narkoba adalah perusak generasi bangsa. Dampaknya sangat buruk, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga lingkungan sekitar. Karena itu, jauhilah narkoba dan lingkungan yang dapat menjerumuskan ke arah sana,” tegasnya.
Selain itu, Kapten Simaremare juga mengajak para anak yatim untuk menjaga kesehatan dan kebersihan, baik secara pribadi maupun lingkungan sekitar.
“Lingkungan yang bersih dan nyaman akan mendukung kesehatan kita. Sebaliknya, lingkungan yang kotor menjadi sumber penyakit,” tambahnya.













