Survei tersebut menunjukkan pasangan yang didukung KIM Plus unggul di Jawa Tengah dan Jawa Timur, tetapi mereka bersaing ketat dengan pasangan yang didukung PDIP di DKI Jakarta.
Di Jawa Tengah, pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin memimpin dengan elektabilitas 46%, sementara pasangan lawannya, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi, meraih 28,2%. Sebanyak 25% responden belum menentukan pilihan.
Di Jawa Timur, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul signifikan dengan perolehan 65,8%. Posisi kedua ditempati pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta dengan 24,5%, sementara pasangan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim memperoleh 1%. Sisanya, 8,7%, belum menentukan pilihan.
Situasi di DKI Jakarta lebih kompetitif. Pasangan KIM Plus, Ridwan Kamil-Suswono, mendapat elektabilitas 37,4%, berimbang dengan pasangan PDIP, Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel), yang memperoleh 37,1%. Pasangan independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, meraih 4,0%, sementara 21,5% responden belum menentukan pilihan.













