“Antusias kader PDI Perjuangan Jawa Barat bersama masyarakat menyambut Obor Api Perjuangan ini sangat tinggi. Terlebih api perjuangan ini bersumber dari api abadi Mrapen yang merupakan simbol semangat kader PDI Perjuangan,” kata Ketut didampingi pengurus DPD PDI Perjuangan Jabar dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jabar Bambang Mujiarto.
Ketut mengatakan, Obor Api Perjuangan ini dibawa oleh sejumlah pelari profesional kemudian diikuti pelari lokal di masing-masing kabupaten/ kota.
Rombongan pelari estafet pembawa obor api perjuangan ini berjumlah 30 orang, dan dijadwalkan tiba di Jakarta tanggal 23 Mei 2024.
“Di Jawa Tengah api ini dibawa oleh para pelari dari Mrapen tanggal 17 Mei, setelah 4 hari tiba di perbatasan Jawa Barat. Di Jawa Barat juga 4 hari melintasi Kabupaten Cirebon. Kota Cirebon, Majalengka, Subang, Purwakarta, Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi lalu masuk Jakarta tanggal 23 Mei,” terang Ketut.











