“Kolam ini kan ada dua kompartemen, kalau pas dua-duanya rusak, tentu nantinya akan merugikan masyarakat, makanya kolam tersebut di cek secara rutin seperti hari ini,” jelasnya.
Hal senada disampaikan, Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung Pian Sopian, bahwa pengurasan tersebut dilakukan untuk mengecek kondisi kolam penampungan air bersih di PDAM.
Menurutnya sudah hampir 20 tahun kolam tersebut belum dikuras, meskipun air yang ada di kolam itu merupakan air bersih yang siap dialirkan kepada pelanggan, tetapi hasilnya setelah dikuras, di dalam kolam tersebut terdapat sekitar 20 cm sedimentasi lumpur. “Setelah kita kuras, maka kolam tersebut akan dicek apakah ada kebocoran atau kerusakan,” ujar Pian.
Dari hasil sementara menunjukkan ada retakan namun hal tersebut tidak sampai menimbulkan kebocoran. Selain itu juga sambungan antara beton juga perlu untuk diganti karena sudah tidak sempurna lagi, meskipun hal tersebut tidak sampai menyebabkan kebocoran, katanya.











