Sementara itu, amanat Ketua Umum PBTI yang dibacakan Ketua Harian PBTI, Ir, Musa Anthony Siregar mengatakan bahwa, salah satu aspek penting pembinaan dan pengembangan prestasi taekwondo, yang juga selalu menjadi concern PBTI, adalah keberadaan para praktisi taekwondo yang berprofesi sebagai wasit.
“Kapasitas dan kemampuan para wasit tentu saja harus terus adaptif dan menyesuaikan diri dengan kondisi dan perkembangan aturan pertandingan yang dikeluarkan oleh organisasi World Taekwondo (WT). Up grading dan penyeragaman tentang aspek penilaian dalam aturan pertandingan inilah yang menjadi suatu keharusan setiap wasit harus terus melakukan pembinaan dan pengembangan kapasitas keilmuannya tentang perwasitan,” ujar Anthony.
Dalam konteks menjaga dan peningkatan kompetensi inilah, menurutnya, PBTI menyelenggarakan secara rutin Penyegaran Wasit Nasional. Apalagi secara khusus Penyegaran ini dikaitkan dengan perhelatan olimpiade Paris 2024 mendatang, dimana di gelaran multi event akbar tersebut, kemungkinan para wasit asal Indonesia, termasuk wasit untuk kategori PARA akan memimpin jalannya pertandingan taekwondo di Olimpiade Paris tersebut.













