Menurutnya, masalah kapasitas dan kompetensi wasit ini sangat penting karena terkait dengan adanya peraturan baru (competition rule) yang dikeluarkan World Taekwondo (WT) dalam upaya untuk menghadapi gelaran pesta akbar Olimpiade Paris 2024 mendatang.
“Jadi tujuan acara ini adalah sebagai bentuk sosialisasi amandemen WT Competition Rules 2022. Selain itu untuk meningkatkan dan membangun pemerataan kualitas wasit di seluruh Indonesia. Dan secara khusus acara ini juga dijadikan tolok ukur bagi PBTI dalam upaya mempersiapkan dan menyeleksi wasit-wasit terbaik guna penugasan dalam kejuaraan-kejuaraan taekwondo, baik tingkat nasional maupun internasional,” terang Sabrina yang juga selaku komisi Perwasitan PBTI melalui keterangannya, Sabtu (24/9).













