Ia menambahkan, rangkaian pemeriksaan juga mencakup tes ketajaman penglihatan (visus), pemeriksaan gigi dan mulut (odontogram), pengukuran indeks massa tubuh (IMT) termasuk tinggi dan berat badan serta rekam jantung (EKG) tanpa aktivitas, hingga rontgen thorax guna mendeteksi kemungkinan penyakit paru. Selain itu, peserta juga menjalani tes kesehatan jiwa.
Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut, lanjut Anies, akan diketahui dalam beberapa hari ke depan. Apabila ditemukan adanya gangguan kesehatan, personel yang bersangkutan akan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Tengah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sekaligus menjadi bagian dari rekam medis.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan berkala ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian penting dalam manajemen sumber daya manusia di lingkungan Polri, khususnya dalam upaya deteksi dini terhadap potensi penyakit, baik degeneratif maupun klinis.












