“Alhamdulillah tahun ini hari operasi pembangkit sangat mencukupi, rata-rata HOP-nya lebih dari 20 hari. Dan ini menjadi HOP terbaik sepanjang sejarah,” ucap Darmawan Prasodjo.
Selain itu, selama periode siaga Nataru kali ini tidak terjadi ekskursi frekuensi. Rentang frekuensi pada saat Hari Natal terendah mencapai 49.914 Hz dan tertinggi mencapai 50.102 Hz, Sedangkan rentang frekuensi pada saat Tahun Baru terendah mencapai 49.927 Hz dan tertinggi mencapai 50.102 Hz. (Red).
Page 4 of 4













