Realisasi pemakaian energi primer untuk Energi Baru Terbarukan (EBT) pun meningkat dari tahun sebelumnya, hal ini sejalan dengan komitmen PLN untuk bertransformasi menuju energi bersih. Persentase penggunaan EBT pada saat Hari Natal Tahun 2022 sebesar 11,84%, persentase ini naik sebanyak 1,67% dibanding persentase penggunaan EBT pada Hari Natal Tahun 2021. Begitu pula pada saat Tahun Baru 2023, persentase penggunaan EBT adalah sebesar 13,44%, persentase ini naik sebanyak 3,86% dibanding persentase penggunaan EBT pada Tahun 2022.
Darmawan Prasodjo menginformasikan, saat periode siaga Nataru, HOP PLTU Suralaya di Cilegon di atas 30 hari, HOP di PLTU Tanjung Jati di atas 22 hari. Kondisi ketersediaan batu bara sangat aman. Tim PLN all-out juga didukung Pemerintah dan Stakeholder di industri batubara domestik bersinergi dan berkolaborasi untuk melakukan upaya-upaya memastikan ketersediaan energi primer terpenuhi.













