“Oleh karenanya, dalam TMMD kali ini, salah satu sasaran fisiknya adalah normalisasi sungai. Untuk panjangnya sekitar 200 meter,” ungkap Pasiter ditemui di lokasi TMMD, Senin (08/08/2022).
Ditanya tentang penggunaan eksavator dalam pengerjaan normalisasi sungai, Pasiter menjelaskan bahwa, sengaja pihaknya mendatangkan alat eksavator dalam pengerjaan sasaran TMMD, dengan tujuan untuk meringankan pekerjaan dan mendapatkan hasil yang maksimal. Sebelumnya, alat ini juga digunakan membuat tampungan bak sampah yang berlokasi tak jauh dari lokasi normalisasi sungai.
“Jika mengandalkan tenaga manual, akan sangat memakan waktu dan tenaga. Apalagi yang menjadi sasaran fisik bukan cuma ini saja, sehingga anggota Satgas yang ada banyak yang kita plot di sasaran pengecoran jalan,” pungkasnya. (Red/Pendim 0716).













