Cimahi, BEDAnews
Memasuki masa kampanye secara tertutup, pasangan calon walikota dan walikota Cimahi yang diusung PKS dan PDIP, Supiyardi – Encep Saepulloh, memanfaatkannya dengan melakukan jaring aspirasi yang disampaikan warga Cimahi.
Dalam kampnye itu, warga menyampaikan unek-uneknya soal berbagai pelayanan public yang akan dilakukan, jika pasangan SAE memimipin Cimahi. Dalam Aspirasinya, sejumlah warga mempertanyakan soal pelayanan pendidikan, kesehatan maupun ekonomi dan infrastruktur.
Menjawab pertanyaan warga, Calon Wakil Walikota Cimahi Encep Saepulloh mengatakan, dibidang kesehatan, pasangan SAE telah menggulirkan program kartu sehat yang bisa dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan secara gratis. Bahkan untuk bidang pendididikan, pasangan ini berjanji akan membebaskan DSP saat orang tua murid menyekolahkan anaknya di sekolah di SMA/SMK.
“Kami juga akan melakukan peningkatan tambahan penghasilan bagi guru, peningkatan insentif guru ngaji, peningkatan insentif RT/RW, alokasi Rp. 100 juta/tahun untuk dana pembangunan lingkungan di RW-RW,” katanya.
Sementara itu, untuk mendongkrak perekonomian, pasangan ini jika terpilih menjadi walikota, akan menggratiskan perizinan UMKM, pengembangan pasar tradisional dan perluasan kesempatan kerja bagi warga Cimahi.
“Semua yang kami tawarkan kepada masyarakat ini kami kemas dalam sepuluih program unggulan pasangan SAE,“ kata calon wakil walikota yang sudah 26 tahun mengabdi di Cimahi ini. (bubun munawar)











