Dikatakkannya, saat ini di Jabar ada 7.333 hektar lahan pertanian, dan akan dipacu menjadi 929.000 hektar lahan pertanian untuk untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduk.
“Hal ini kami lakukan untuk mencegah krisis pangan 20 tahun mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut Hasbullah menambahkan, untuk memastikan kebutuhan pokok aman sampai 20 tahun mendatang, melalui Ranperda RTRW Jabar ini, pihaknya juga mendorong produksi pertanian dari yang biasa panen satu tahun sekali menjadi dua kali setahun, sedangkan pertanian yang panen dua kali setahun menjadi tiga kali setahun.
“Kami akan upayakan saluran irigasi yang maksimal untuk menunjang pertanian masyarakat ke depan,” katanya.
Selain hal tersebut, Hasbulloh juga menungkapkan, Kota Depok masuk menjadi salah satu skala prioritas Pansus VI DPRD Provinsi Jawa Barat, dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Barat.













