Adapun pendidikan akan dilaksanakan selama 8 bulan yang akan dibuka pada 8 Maret sampai dengan 30 November 2023. Untuk jumlah peserta didik berjumlah 150 perwira siswa (pasis) terdiri atas 128 Pasis TNI, 15 Pasis Polri serta 7 Pasis dari manca negara atau negara sahabat (Australia, India, Arab Saudi, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam). Sasaran pendidikan merujuk pada Tripola dasar pendidikan meliputi akademik, kepribadian dan jasmani.
Pada kesempatan itu Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan untuk kembali lagi kepada marwah Sesko TNI seperti awal dulu didirikan disamping mengikuti perkembangan teknologi dan pengetahuan ke depan. “Karena TNI sampai saat ini masih darat, laut, udara dan doktrin operasi gabungan TNI juga ada, dasar-dasar untuk melaksanakan operasi gabungan dan dalam pengerahan kekuatan TNI juga masih menggunakan doktrin operasi gabungan TNI. Tentunya itu masih relevan dan masih digunakan belum berubah,” ucapnya.











