“Latihan antar satuan tugas darat, laut, dan udara tidak boleh dilaksanakan secara sendiri-sendiri, namun harus terpadu dan dilaksanakan dengan skenario latihan yang realistis. Prajurit yang tergabung dalam PPRC harus memiliki kesamaan tehnik, taktik, dan prosedur meskipun berasal dari matra yang berbeda. Selain itu, pola pikir, terminologi, serta pola tindak prajurit PPRC TNI juga harus seragam,” ujarnya.
“Maka dari itu, interoperabilitas akan tercapai dan PPRC TNI akan semakin padu. Di sisi lain, laksanakan terus pemeliharaan dan perawatan materiil dan Alutsista secara maksimal sesuai dengan peraturan dan manual yang ada, sehingga setiap saat siap untuk digunakan dalam waktu yang cepat,” pungkas Panglima TNI.
Adapun jumlah personel yang terlibat pada Upacara Alih Kodal PPRC TNI tahun 2023 sebanyak 1.073 Prajurit TNI terdiri dari 736 Pasukan Upacara, 188 Pendukung, 111 Awak Alutsista, 38 Statik Display. Sedangkan Alutsista terdiri dari 1 unit Komob Satkomlek, 1 unit Komob KDO, 2 unit BMP 3 F,1 unit Helly Panther, 1 unit P 6 Attav, 1 unit Sea Raider, 2 unit Howitzer, 2 unit Cassa 212, 2 unit Super Tucano, 2 unit C-130, 2 unit Turangga Pasgat, 1 unit G-Fac Pasgat.













