Tidak hanya sampai disitu kata, Panglima TNI meneruskan covid sopo sing disambati (siapa yang bisa dimintai tolong/bantuan) ? ya TNI. Sopo sing wani (siapa yang berani) menyelesaikan di Natuna ? Sopo sing wani (siapa yang berani) menyelesaikan Wisma Atlet ? Yaa TNI. Gempa, sopo sing berani (siapa yang berani) nembus pertama di Palu, waktu itu dimana saja gempa sampai selesainya gempa, sopo sing disambati (siapa yang dimintai tolong/bantuan) ? Yaa TNI.
“Jadi yen (bila/jika) ditanya dwi fungsi gak usah takut, jawab saja sekarang TNI ini bukan dwi fungsi tapi multi fungsi,” pungkas Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.
Page 2 of 2













