Selain itu, jembatan tersebut juga dilengkapi inovasi tambahan yang membuatnya lebih kokoh dan aman.
“Jembatan ini dimodifikasi dengan penambahan pilar sehingga kekuatannya meningkat menjadi jembatan semi permanen,” kata Danrem saat ditemui secara terpisah.
Ia menjelaskan, enam pilar yang dipasang di bagian bawah jembatan tidak hanya berfungsi memperkuat struktur, tetapi juga menjadi penahan potensi longsor di sekitar bantaran sungai.
Danrem menambahkan, jembatan kabel pancang tersebut dapat dilalui dua unit tossa secara bersamaan dengan muatan maksimal satu ton per kendaraan. Dengan kapasitas tersebut, distribusi hasil pertanian maupun kebutuhan pokok warga diharapkan menjadi lebih lancar. (Red).













