Pangdam berharap, jembatan itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa sekitar, baik dari sisi aksesibilitas, sarana publik, maupun peningkatan perekonomian dan produktivitas pertanian.
Mayjen Rudy juga mengharapkan, agar masyarakat dapat memanfaatkan sekaligus merawat jembatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya harap jembatan ini digunakan secara maksimal dan dirawat dengan baik, karena masyarakat di sini telah menunggu selama 40 tahun untuk memperbaiki jembatannya. Ini milik desa, sekarang sudah jadi. Mari kita bersama-sama menjaga dan merawatnya,” ujarnya.
Sementara itu, Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 1,8 meter tersebut menjadi akses penghubung antar kecamatan, yakni menghubungkan Desa Bagorwetan di Kecamatan Sukomoro dengan Desa Puhkerep di Kecamatan Rejoso.













