Kodam Jaya telah membentuk 83 Kampung Pancasila di Wilayah Teritorial Kodam Jaya, bertujuan untuk menciptakan suatu media pembelajaran Pancasila bagi masyarakat luas. Menanamkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, membangun semangat Pancasila di kalangan masyarakat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Diakhir sambutannya, Pangdam Jaya katakan, Radikalisme merupakan ancaman serius terhadap ideologi Pancasila, keutuhan NKRI, penganut radikalisme cenderung memaksakan pemahaman dan pemikirannya. “Ini adalah salah dan wajib untuk diperangi, hal ini tentunya tidak sejalan dengan prinsip-prinsip toleransi yang berlaku,” tutupnya.
Ngopi bareng ini juga diberikan penyampaian oleh narasumber Indra Bambang Utoyo tentang kondisi, ancaman dan komitmen menjaga Pancasila.













