Memasuki akhir Juli 2026, tantangan yang dihadapi semakin besar karena Kodam IV/Diponegoro ditargetkan menyelesaikan total 6.262 titik KDKMP. Saat ini, masih terdapat kekurangan sekitar 450 titik lahan yang perlu segera dikoordinasikan ketersediaannya dengan pihak Desa. Pangdam mengimbau para Kepala Desa untuk memastikan lahan yang disediakan berstatus clean and clear agar proses konstruksi fisik tidak mengalami kendala teknis maupun administratif, sekaligus menggerakkan warga melalui sistem padat karya.
Pangdam menaruh harapan besar, agar Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta mampu menjadi barometer nasional dalam keberhasilan percepatan pembangunan ekonomi melalui koperasi. Sinergi yang kuat antara TNI dan jajaran aparatur pemerintah Desa diharapkan tidak hanya mempercepat target fisik, tetapi juga memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kodam IV/Diponegoro berkomitmen penuh untuk mengawal kebijakan pemerintah ini sebagai wujud nyata pengabdian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tugasnya.













