Namun, momen paling menyentuh hari itu terjadi di tempat berbeda. Di Dusun Kabregan, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sukoharjo, sepasang lansia—Mbah Hadi Wiyono (85) dan istrinya Mbah Suminem (80)—meneteskan air mata haru. Rumah tua yang selama puluhan tahun mereka huni dengan segala keterbatasan, kini telah berubah total. Berdinding kokoh dan beratap rapi, rumah itu menjadi simbol bahwa harapan tak pernah mengenal usia.
Satu bulan lalu, rumah Mbah Hadi, kondisinya benar-benar memprihatinkan. Bahkan tikus berkeliaran di dalam. Tapi hari ini, setelah direhab selama 22 hari, rumah sederhana yang kini berdiri kokoh ini sudah layak dan sehat untuk ditempati.
Program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang digagas Kodam IV/Diponegoro bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan. Ia memperbaiki martabat, memulihkan harapan dan menguatkan tali kemanusiaan.













