Sejarah telah memberi peringatan. Soedirman bertahan karena logistik rakyat. Jepang bangkit karena belajar dari kelaparan. Indonesia sesungguhnya memiliki sumber daya yang jauh lebih besar daripada keduanya.
Sebab ketika sawah terakhir berubah menjadi beton, ketika petani terakhir meninggalkan lahannya, dan ketika bangsa ini sepenuhnya bergantung pada kapal-kapal impor, saat itulah kita akan menyadari bahwa ancaman terbesar terhadap kedaulatan bukan datang dari luar negeri, melainkan dari kelalaian kita sendiri.
Pangan adalah panglima. Ia tidak pernah berpidato, tidak pernah berbaris, dan tidak pernah mengangkat senjata. Namun sepanjang sejarah, dialah yang menentukan apakah sebuah bangsa mampu bertahan, berdaulat dan benar-benar merdeka. ***













