Eyang menvisualisasikan, pangabaran saat ini banyak diminati orang. Bahkan sebagian para pejabat dan wakil rakyat pun melakoninya. Tapi bila pangabaran disalahgunakan maka akan menjadi bumerang bagi dirinya.
Peminat pangabaran itu sendiri, disebutkan Eyang, tidak hanya masyarakat Sunda saja. Malah ada yang dari luar pulau Jawa menekuninya, dengan tujuan sosoknya itu bisa ditakuti. Termasuk ilmu lainnya seperti kebal senjata senjata tajam dan pengasihan.
Setiap ilmu itu pada dasarnya untuk mengarah kepada kebaikan, ungkapnya, jelas itu tergantung dari pribadinya secara personal. Mau diapakan ilmu itu dan bagaimana mempergunakannya, “Saya tidak tahu dan tak bisa mencegah mereka. Tapi saya mengingatkan, setiap ilmu yang dipakai untuk tindakan yang melanggara hukum akan berbalik kepada dirinya,” tegas Eyang.












