Pemerintah Taiwan, lanjutnya, mengajak publik di Indonesia untuk dapat mencoba berwisata ke Taiwan dan mencari pengalaman sensasional sendiri serta merasakan keunikan nuansa wisata tematik Taiwan yang berbeda.
Pameran Agrowisata Taiwan 2025, itu sendiri digelar untuk pertamakalinya oleh Asosiasi Pengembangan Wisata Agro Taiwan dibawah bimbingan Direktorat Pengembangan Desa dan Pelestarian Tanah Kementerian Pertanian Taiwan.
Deputi Kepala Perwakilan TETO pada pembukaan pameran mengatakan, para pengelola tempat agrowisata Taiwan telah membuka jendela kepada masyarakat luas di Indonesia untuk memperkenalkan keberagaman jenis pariwisata di Taiwan yang mengkolaborasikan konsep ekologi, kebudayaan dan sistim pariwisata berkelanjutan.
Menurut Trust Lin, Indonesia merupakan sebuah badan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan struktur penduduk berusia muda lebih banyak, dimana mereka lebih mudah menerima beragam jenis pariwisata tematik.












