Nagreg, BEDAnews
Polsek Nagreg Kepolisian Resor Bandung menggelar operasi simpatik di Jalur Nagreg, Jum’at (17/5/2013). Pada kesempatan itu, kepolisian menitik beratkan kepada para pengendara sepeda Motor dan Mobil agar melintasi jalur nagreg tersebut mematuhi Undang-undang laluintas.
AKP Somantri Bin.Ori.SH didampingi Baunit Tilang Maman Taryana mengatakan, operasi digelar untuk menciptakan kondisi berlalu lintas yang aman dan nyaman bagi pengendara yang tertib berlalu lintas. Kepolisian juga membagikan stiker imbauan menyalakan lampu siang bagi dan menggunakan helm standar.
Operasi simpatik akan berlangsung selama 5 hari sejak. Sejauh ini, kata dia, masyarakat memberi respons positif. Dan para pengendara betul-betul harus disiplin dalam berlalulintas.sehingga munculnya kenyamanan dan keselamatan pada diri pengendara.pasalnya, bila sudah terjadi kecelakaan selain kepada pengendara sendiri juga imbasnya kepada kita semua, katanya.
Selain itu, digelarnya oprasi simpatik ini dengan tujuan untuk mengurangi angka kecelakaan pada jalur yang rawan kecelakaan seperti dijalur Nagreg, demi terciptanya ketertiban dalam berlalulintas para pengendara harus betul-betul Undang-undang berlalulintas, Maman saat dijumpai BEDAnews.com.
Kata Maman, para pengendara yang tidak disiplin dalam arti tidak mematuhi undang-undang berlalulintas, kita akan tegur melalui belangko simpatik. Hal itu dilakukan agar peraturan lalulintas betul-betul terjalin, khusunya dijalur nagreg yang rawan kecelakaan.
Dia,menghimbau kepada seluruh pengendara baik R2 maupun R4. Agar bias mematuhi undang-undang lalulintas. Pasalnya, disamping untuk mengurangi angka kecelakaan juga diciptakanya tertib lalulintas. Terutama dihari libur antara jumat, sabtu sampai minggu volum kendaraan sangat padat, ungkapnya. Jalur Nagreg memang membelah bukit dan berkelok-kelok. Tak heran jika jalur ini dianggap paling rawan di wilayah selatan Jabar.ujar Maman
Yang jelas Kata maman, tidak hanya pada musim mudik, tapi juga hari-hari biasa.Ada lah satu sampai dua (kecelakaan) setiap harinya," imbuhnya.Kebanyakan, lanjut maman, kecelakaan terjadi akibat pengemudi telat berbelok dan menginjak rem saat jalan menurun dan menanjak. Aksi ngebut para sopir juga kerap menjadi penyebab.
Intinya selama membawa kendaraan dengan hati-hati dijamin selamat sampai ke luar Nagreg," jelasnya. Pemantauan detikcom di jalur Nagreg, memang terdapat 5 tanjakan curam berbentuk belokan tajam. Di sekelilingnya bukit dan jurang. Tanjakan jalan Cagak merupakan titik paling rawan untuk dilewati. Jalur ini berbentuk huruf Y yang memiliki arus cukup padat. (Sighar/Yanti)











