Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo mengatakan, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi tersebut. Menurut dia, kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas perlu dibangun melalui edukasi dan keterlibatan bersama.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas, termasuk memastikan kelengkapan administrasi kendaraan dan memenuhi kewajiban pembayaran pajak. Kami berharap kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh dari diri masing-masing, bukan semata-mata karena adanya petugas di jalan,” ujar Rudi.
Ia menambahkan, Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan upaya pencegahan untuk menekan angka pelanggaran, serta kecelakaan lalu lintas.













