Menurut Ono, generasi muda kaum milenial memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah setiap bangsa di dunia.
Dia menambahkan di negara-negara yang dianggap sudah memiliki sistem demokrasi yang sudah matang dan perekonomian yang mapan pun, generasi muda memiliki peranan yang penting.
“Sejarah mencatat adanya fenomena flower generation (generasi bunga) yang merebak di negara-negara di Eropa Barat dan Amerika Serikat pada tahun 1970-an. Sejarah juga mencatat demonstrasi besar-besaran menentang Perang Vietnam di Amerika Serikat yang dimotori oleh generasi muda,” ungkapnya.
Menurut Ono, demonstrasi para kaum intelektual yang dilakukan di Perancis pada tahun-tahun 1960-an dan 1970-an juga dimotori oleh para kaum muda milenial pada jamannya.
Kemudian, lanjutnya, peristiwa Kongres Pemuda II pada tahun 1928 yang yang di pelopori kaum milenial pada saat itu yang kemudian melahirkan Sumpah Pemuda merupakan sebuah teks yang tidak dapat dilepaskan dari konteks politik, sosial, dan budaya yang melingkupinya.













