Sehingga, imbuhnya, bila ada rencana penataan kawasan dapat tetap berjalan tanpa mengorbankan mata pencaharian masyarakat.
“Cuanki ini salah satu ikon Kota Bandung. Mereka tidak membangun bangunan permanen, bisa bergeser sewaktu-waktu, dan juga tidak berjualan sepanjang hari. Menurut saya komunikasikan dulu dengan Wali Kota Farhan. Jangan sampai kebijakan itu membuat rakyat kehilangan pendapatan di saat kondisi ekonomi sedang sulit. Kalau bisa, ini disuarakan betul,” ujarnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Andri Gunawan mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi awal dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung.
Namun, komunikasi tersebut masih dilakukan secara tertutup dan belum menghasilkan pembahasan secara terbuka.













