Karena itu, Ono meminta Wali Kota Bandung menunda kebijakan tersebut dan lebih mengedepankan pendekatan yang berpihak kepada masyarakat.
“Menurut saya sikap kita harus jelas. Kami mendorong Wali Kota Bandung, Pak Farhan, agar jangan dulu melarang orang berjualan. Ditahan dulu, jangan ada regulasi yang melarang-larang, apalagi mereka tidak membangun tempat secara permanen,” tegasnya.
Ono menilai keberadaan pedagang cuanki justru telah menjadi bagian dari ikon kuliner Kota Bandung.
Selain itu, para pedagang menggunakan gerobak yang bersifat tidak permanen dan dapat berpindah tempat sehingga dinilai masih memungkinkan untuk ditata tanpa harus dilarang berjualan.
Ono Surono berharap Pemerintah Kota Bandung dapat mengedepankan solusi yang humanis melalui dialog bersama para pedagang.













